Disekolah itadakimasu, dirumah Bismilah……

Saat bermain, tiba-tiba A2 bilang “Kalo disekolah bilang itadakimasu, kalo dirumah bismilah…”.  Woow, belum 7 hari disekolah, perilaku sudah berubah. Meskipun sudah saya jelaskan klo dirumah baca bismilah sebelum makan, disekolah pun harus baca bismilah, namun tetep aja bilang begitu. Kakaknya yg sdh 1 tahun lebih dulu disekolah pun ikut nimbrung “Ngga boleh bilang itadakimasu!”katanya dengan nada tinggi.  “Tapi Sensei dan temen-temen bilang itadakimasu…” kilahnya.

Dari Wikipedia, “itadakimasu” ini merupakan ungkapan terima kasih kepada mereka yang telah bekerja keras dalam rantai proses hingga tersedianya hidangan itu. Yaitu kepada pak tani yang telah menanam padi di sawah, kepada nelayan yang telah menangkap ikan, dan juga kepada ikan, sapi, dan hewan lain yang telah berkorban nyawa, demi tersedianya santapan tersebut sebagai  Dāna. Keliatannya bagus, tp ini erat kaitannya dengan ajaran Budha.

Setelah saya peluk dan duduk dipangkuanku, saya jelaskan lagi sambil cerita “Sensei dan temen-temen mbak A2 semua orang Jepang jadi beda doanya. Klo mbak A2 doanya sama dengan mereka, di akherat nanti kita akan berpisah karena cara doanya berbeda dengan Abi, Ibu dan Mas A1 …”.  “Tapi Sensei dan temen-temen bilang itadakimasu…” katanya bersikukuh.

Keesokan harinya, dalam suatu perjalanan pulang sekolah, saya pura2 tanya aktivitas selama di kelas apa saja. Dan ketika ditanya lagi ttg cara makannya…tp tak ada jawaban keluar dari mulutnya yg mungil…sembari saya terus tekankan bahwa sebagai Muslim dimana saja doa mau makan tetep sama. Mungkin saat itu sedang ada pertentangan antara dua ‘kubu’ dihatinya yg masih polos, namun saya biarkan perlahan-lahan menemukan kebenaran.

Ketika suatu hari saat asyik bermain dgn A1 dan A3, tiba-tiba tanpa ditanya dia berucap “Tadi A2 waktu  mau makan baca Bismilah…tapi pelan.”  “Alhamdulillah..” aku menyambut dan memeluknya sambil mengatakan klo Allah tetep bisa mendengar walau A2 bacanya dalam hati. Lega, akhirnya….

Bacaan Doa Sebelum Makan

“Bismillaahir rahmaanir rahiim. Allaahumma baarik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa ‘adzaaban naar.”

Arti Doa Sebelum Makan

“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka.”

PS: Membaca arti dan makna doa tsb yg begitu mulia dan jauh lebih luas dari makna itadakimasu, jadi skrg pilih pake yg mana heheh 🙂

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Akhlaq, Uncategorized dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s